banner 300x30

Warga Tolak Pasien covid-19 dirawat di Puskesmas Modayag

Warga Tolak Pasien covid-19  dirawat di Puskesmas Modayag

MODAYAG – Warga Modayag, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menolak Pasien Corona di rawat di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Modayag. Warga berdatangan menyampaikan penolakan mereka langsung kepada Kapus Modayag Dr Randya. Alasan penolakan warga, agar virus yang di bawah dari luar tersebut, tidak menyebar ke warga sekitar.

Akibat penolakan tersebut, salah satu pasien yang diduga adalah asisten pribadi penjabat Bupati itu, langsung di rujuk ke Manado (17/10/2020)

Camat Modayag Sukaryanto Sudikromo, mengatakan sebagai antisipasi penolakan warga satu pasien yang dirawat dan diisolasi di Puskesmas Modayag kecamatan Modayag kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dievakuasi ke Rumah sakit Manado. “Kita jangan panik dengan adanya wabah ini untuk itu kita harus tenang dan hari ini akan kita rujuk ke Manado,”kata Camat

Sementara itu, Kepala Desa Modayag Beni Mokoginta, mengatakan penolakan yang dilakukan masyarakat di desanya, karena kekhawatiran terinfeksi penyakit tersebut.
Sebelumnya warga di desanya melancarkan protes agar pasien reaktif Covid-19 agar dipindahkan ke lokasi lain, atau di rujuk ke menado serta tidak dirawat di klinik yang berlokasi di desa setempat.

“Saya hanya menyampaikan aspirasi dari masyarakat, Alhamdulillah semua sudah tertangani dengan baik. Tidak ada lagi masalah, masyarakat juga sudah tenang sekarang,” kata Beni.

Kepala puskesmas Modayag Dr. Randy Permadi, menyampaikan agar warga tidak panik terhadap virus ini. “Kami mengimbau warga untuk tidak panik, karena pasien selain ditangani sesuai standar Covid-19, pasien tersebut segera dirujuk ke manado, sesuai arahan penjabat Bupati Boltim,”Kata Kapus Modayag.

Pantauan media ini, video penolakan Pasien juga beredar di media sosial. (*)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses